PEKALONGAN – Sebagai bentuk solidaritas dan
kepedulian terhadap korban tanah longsor Banjarnegara, IPNU-IPPNU Kota
Pekalongan membuka posko bantuan.
Posko yang ditempatkan di sekretariat Gedung Aswaja tersebut, siap menampung bantuan dari masyarakat, dan akan disalurkan langsung kepada korban tanah longsor.
Selain posko bantuan yang sudah dibuka sejak Senin (15/12) tersebut, IPNU-IPPNU juga turun ke jalan untuk menggalang bantuan dari masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar setiap sore di sejumlah titik mulai dari Kawasan Jetayu, Persimpangan Ponolawen, Pasar Grogolan, Lapangan Mataram, Pasar Banyurip, pertigaan Buaran serta Alun-alun kota. “Kami juga membuka posko di setiap ranting untuk masyarakat menyalurkan bantuan,” terang Koordinator Posko, Ahmad Nahdliyin kemarin.
Bantuan yang diterima di posko IPNU-IPPNU, lanjut Nahdliyin, bisa dalam bentuk apa saja. Mulai dari uang maupun pakaian layak pakai. Bantuan tersebut, jadwalnya akan didistribusikan Jumat (19/12) mendatang. Sebelum didistribusikan, bantuan dari posko IPNU-IPPNU juga terlebih dulu disatukan dengan bantuan yang digalang PCNU.
“Kami akan distribusikan menggunakan ambulans milik PCNU diikuti teman-teman dari IPNU-IPPNU menggunakan sepeda motor. Bantuan dalam bentuk uang, rencananya akan disumbangkan dalam bentuk sembako dan sejumlah kebutuhan lain seperti obat-obatan. Bantuan akan disalurkan ke posko induk. Karena kami tidak membuka posko sendiri disana,” ucapnya.
Data per Senin (15/12) malam, sumbangan dalam bentuk uang sudah mencapai angka sekitar Rp4,5 juta. Jumlah tersebut, termasuk sumbangan yang disalurkan langsung ke rekening yang sudah ditentukan untuk mengumpulkan sumbangan IPNU-IPPNU. Selain uang, juga sudah terkumpul sejumlah karung berisi pakaian layak pakai.
Usai distribusi bantuan Jumat (19/12) mendatang, dikatakannya tidak menutup kemungkinan posko masih bisa menerima sumbangan dari masyarakat jika memang masih banyak yang ingin memberikan bantuan. “Bisa saja kami tetap buka. Melihat kondisinya nanti. Dan jika memang masih ada bantuan atau sumbangan yang kami terima, kami akan melakukan distribusi kembali ke lokasi,” pungkasnya.(nul)
Posko yang ditempatkan di sekretariat Gedung Aswaja tersebut, siap menampung bantuan dari masyarakat, dan akan disalurkan langsung kepada korban tanah longsor.
Selain posko bantuan yang sudah dibuka sejak Senin (15/12) tersebut, IPNU-IPPNU juga turun ke jalan untuk menggalang bantuan dari masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar setiap sore di sejumlah titik mulai dari Kawasan Jetayu, Persimpangan Ponolawen, Pasar Grogolan, Lapangan Mataram, Pasar Banyurip, pertigaan Buaran serta Alun-alun kota. “Kami juga membuka posko di setiap ranting untuk masyarakat menyalurkan bantuan,” terang Koordinator Posko, Ahmad Nahdliyin kemarin.
Bantuan yang diterima di posko IPNU-IPPNU, lanjut Nahdliyin, bisa dalam bentuk apa saja. Mulai dari uang maupun pakaian layak pakai. Bantuan tersebut, jadwalnya akan didistribusikan Jumat (19/12) mendatang. Sebelum didistribusikan, bantuan dari posko IPNU-IPPNU juga terlebih dulu disatukan dengan bantuan yang digalang PCNU.
“Kami akan distribusikan menggunakan ambulans milik PCNU diikuti teman-teman dari IPNU-IPPNU menggunakan sepeda motor. Bantuan dalam bentuk uang, rencananya akan disumbangkan dalam bentuk sembako dan sejumlah kebutuhan lain seperti obat-obatan. Bantuan akan disalurkan ke posko induk. Karena kami tidak membuka posko sendiri disana,” ucapnya.
Data per Senin (15/12) malam, sumbangan dalam bentuk uang sudah mencapai angka sekitar Rp4,5 juta. Jumlah tersebut, termasuk sumbangan yang disalurkan langsung ke rekening yang sudah ditentukan untuk mengumpulkan sumbangan IPNU-IPPNU. Selain uang, juga sudah terkumpul sejumlah karung berisi pakaian layak pakai.
Usai distribusi bantuan Jumat (19/12) mendatang, dikatakannya tidak menutup kemungkinan posko masih bisa menerima sumbangan dari masyarakat jika memang masih banyak yang ingin memberikan bantuan. “Bisa saja kami tetap buka. Melihat kondisinya nanti. Dan jika memang masih ada bantuan atau sumbangan yang kami terima, kami akan melakukan distribusi kembali ke lokasi,” pungkasnya.(nul)

Tidak ada komentar: